Kisah Penjual Cilok Kawasan Puncak, Jelang Maghrib Dibangunkan Oleh Sosok Misterius Di Curug Ini
Curug Panjang merupakan tempat
wisata alam yang berlokasi di Kawasan Puncak Bogor.
Wisata
yang ditawarkannya pun cukup memikat para pengunjung untuk datang ke sana.
Ternyata
di balik keindahan Curug Panjang tersebut, tersimpan kisah-kisah angker yang
pernah dialami oleh warga sekitar.
Warga
sekitar yang ikut mencari rezeki menjadi pedagang di kawasan wisata ini
ternyata mengiyakan jika Curug Panjang memang angker.
“Ya,
dibilang angker sih bagi yang udah ngalamin hal-hal aneh, ada juga yang tidak,
tapi di sini emang iya, suka ada kejadian,” ungkap pedagang cilok, Ridwan,
kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (5/8/2017).
Pria
ini mengaku bahwa ia dan pedagang lain pernah mendapati pengunjung yang kerap
melamun di sekitar curug.
Hingga
akhirnya pengunjung tersebut diamankan oleh warga untuk disadarkan karena
tiba-tiba mengalami kesurupan.
Kemudian
kejadian aneh yang lain, justru dialami oleh Ridwan sendiri yakni saat itu
ia sedang berdagang.
Saat
itu, sore hari, hujan gerimis turun sehingga pengunjung Curug Panjang pun menyepi.
Ridwan
mengaku saat itu ia juga tak mau kehujanan, akhirnya berteduh di sebuah saung
(gazebo) yang ada di pinggir curug.
Ia mengatakan, saat itu ia
ketiduran beberapa waktu kemudian, saung tersebut ada yang menggoyangkannya
sehingga membuat Ridwan terbangun.
Ia
pun kaget saat tahu waktu sudah menunjukkan pukul 18.30 WIB petang.
“Saya
dibangunin kayaknya, gigebreg-gebreg (digoyan-goyang) saungnya, saya bangun,
kaget, karena sudah malam, jam setengah tujuh. Yang ngebanguninnya itu dua
orang, pas saya udah bangun, mereka jalan menuju curug,” ungkapnya.
Ia
menjelaskan bahwa saat itu lumayan gelap, sehingga ia tidak bisa melihat jelas
seperti apa dan siapa mereka.
Ridwan
pun akhirnya mengeluarkan senter yang ia bawa dari rumah kemudian mengarahkan
ke dua orang tersebut.
Saat
menyorotkan cahaya senternya itu ia mengaku lebih kaget lagi.
Ia
dengan cepat lari pulang ke rumahnya yang berlokasi dibsekitar tempat wisata
itu.
“Pas
disorot oleh senter, dua orang itu udah gak ada, saya kaget, akhirnya saya lari
lah pulang ke rumah, kotak dagangan saya aja saya tinggalin,” katanya.
Komentar
Posting Komentar